Kalimat Hasbunallah wanikmal wakil merupakan ungkapan tawakal yang diajarkan dalam Al-Qur’an dan diamalkan oleh Nabi Ibrahim dan Rasulullah.
ARROSYID.OR.ID – Dalam kehidupan seorang Muslim, tidak sedikit tantangan, ujian, dan rintangan yang datang silih berganti. Dari permasalahan ekonomi, tekanan batin, penyakit, ketidakpastian masa depan, hingga ancaman yang datang dari luar diri.
Semua itu menguji keteguhan iman dan sejauh mana kita benar-benar bertawakal kepada Allah Swt. Dalam kondisi seperti inilah, zikir “Hasbunallah Wanikmal Wakil” menjadi kalimat penguat jiwa dan penyelamat hati.
Zikir pendek ini memiliki makna yang dalam, menjadi simbol kepasrahan total kepada Allah, dan memiliki dasar yang kuat dalam Al-Qur’an serta praktik para nabi terdahulu.
Kalimat lengkap dari zikir ini berbunyi:
حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ
hasbunallah wanikmal wakil nikmal maula wanikman nasir
Artinya: “Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami, dan Dia sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”
Asal Usul Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil dalam Al-Qur’an
Dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil bukan kalimat yang diciptakan oleh manusia biasa, melainkan kalimat yang diabadikan langsung oleh Allah dalam firman-Nya.
Ayat ini berasal dari surat Ali Imran ayat 173, yang menjelaskan tentang sikap para sahabat Rasulullah ﷺ saat menghadapi ancaman besar dari kaum musyrikin.
اللَّهُ الَّذِينَ قَالَ لَهُمُ النَّاسُ إِنَّ النَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَاخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَانًا وَقَالُوا حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Allaziina qoola lahumun naasu innan naasa qad jama’uu lakum fakhshawhum fazaadahum iimaanan wa qooluu hasbunal laahu wa ni’mal wakiil.
Artinya: “(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepada mereka: ‘Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka,’ maka perkataan itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab: ‘Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung.'” (QS. Ali Imran: 173)
Ayat ini turun sebagai bentuk keteguhan hati para sahabat setelah Perang Uhud. Mereka tidak gentar dengan intimidasi dari kaum Quraisy yang hendak menyerang kembali, justru ancaman itu menambah keimanan mereka.
Mereka mengucapkan kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil, sebagai bentuk tawakal sepenuhnya kepada Allah Swt.
Kalimat Nabi Ibrahim AS Saat Dilempar ke Api
Kisah penuh pelajaran juga datang dari Nabi Ibrahim Ad. Ketika ia akan dilempar ke dalam kobaran api oleh Raja Namrud, Malaikat Jibril datang menawarkan pertolongan.
Namun apa jawaban Nabi Ibrahim? Beliau berkata, “Aku tidak memerlukan pertolongan darimu. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah.”
Dan saat itulah beliau mengucapkan:
حَسْبِيَ اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolongku, dan Dia adalah sebaik-baik Wakil.”
Allah Swt pun langsung berfirman:
يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ
“Wahai api! Jadilah kamu dingin dan keselamatan bagi Ibrahim!” (QS. Al-Anbiya: 69)
Api yang semula sangat panas pun berubah menjadi dingin dan tidak membahayakan sedikit pun tubuh Nabi Ibrahim. Ini adalah bukti nyata dari pertolongan Allah kepada hamba-Nya yang berserah diri total.
Rasulullah SAW dan Para Sahabat di Perang Badar
Tak hanya Nabi Ibrahim, Rasulullah Muhammad ﷺ juga mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa membaca dzikir ini saat menghadapi ketakutan dan ujian besar.
Dalam buku “Ampuhnya Kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil” karya Ahmad Fathoni El-Kaysi, disebutkan bahwa zikir ini Rasulullah dan para sahabat ucapkan menjelang pertempuran di pasar Badar.
Misinya bukan hanya militer, tetapi juga menunjukkan bahwa kemenangan hanya datang dari Allah. Ketika Abu Sufyan mencoba menyebarkan berita palsu untuk menakut-nakuti kaum Muslim, Rasulullah justru menenangkan para sahabat dengan kalimat dzikir ini.
Sabda Rasulullah ﷺ:
“Jika terjadi masalah besar di antara kalian, maka ucapkanlah: Hasbunallah Wanikmal Wakil.”
Makna dan Keutamaan Hasbunallah Wanikmal Wakil
Secara bahasa, zikir ini terdiri dari beberapa kata yang sarat makna:
Hasbunallah: Cukuplah Allah bagi kami. Kalimat ini menunjukkan sikap tawakal penuh, yaitu kebergantungan total kepada Allah, tanpa takut pada makhluk mana pun.
Wanikmal Wakil: Dan Dia adalah sebaik-baik pelindung atau pengurus. Maknanya adalah, hanya Allah yang benar-benar mampu mengatur dan menyelesaikan setiap urusan manusia.
Bila dilanjutkan dengan Ni’mal Maula Wani’man Nasir, maka:
Ni’mal Maula: Dialah sebaik-baik Penolong.
Wani’man Nasir: Dialah sebaik-baik Pemberi pertolongan dan kemenangan.
Zikir ini menegaskan bahwa dalam setiap urusan hidup, hanya Allah yang layak menjadi tempat sandaran dan harapan.
Beberapa manfaat luar biasa yang dapat dirasakan saat mengamalkan dzikir ini antara lain: Pertama, menumbuhkan ketenangan jiwa. Saat kita merasa buntu, cemas, atau ketakutan, dzikir ini membawa ketentraman yang mendalam karena kita menyandarkan segalanya hanya kepada Allah.
Kedua, menguatkan iman. Zikir ini adalah dzikir yang menguatkan keimanan karena mengingatkan kita bahwa hanya Allah tempat bergantung.
Ketiga, membuka jalan keluar dari kesulitan. Banyak kisah nyata yang membuktikan, siapa saja yang mengamalkan zikir ini dengan penuh keyakinan, Allah bukakan jalan keluar dari masalah yang menimpanya.
Keempat, menolak bala dan kejahatan. Sebagai bentuk perlindungan spiritual, zikir ini menjauhkan diri dari bahaya, sihir, dan niat buruk orang lain.
Kelima, memperoleh pertolongan Allah secara langsung. Seperti kisah Nabi Ibrahim, Nabi Muhammad, dan para sahabat.
Ibnu Abbas berkata:
“Hasbunallah wa ni’mal wakil adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim ketika akan dilempar ke api, dan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengucapkan kalimat ini ketika menghadapi pasukan besar yang ingin mencelakainya.” (HR. Bukhari no. 4563)
Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Ni’mal Maula Wani’man Nasir adalah kalimat dzikir agung yang bukan hanya bentuk doa, tapi juga pernyataan iman.
Di dalamnya terkandung makna kebergantungan, tawakal, keteguhan hati, dan kepercayaan total kepada Allah Swt.
Amalkan zikir ini setiap hari, terutama saat menghadapi ujian berat dalam hidup. Ucapkan dengan hati yang khusyuk dan penuh keyakinan.
Semakin sering kita membacanya, semakin kuat benteng keimanan kita terhadap segala bentuk ketakutan, ancaman, dan musibah.
Sebagaimana firman Allah:
وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Barangsiapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupkannya.” (QS. At-Talaq: 3)
Hasbunallah Wanikmal Wakil. Ni’mal Maula Wani’man Nasir. Semoga kalimat ini selalu menjadi pelita hati kita di tengah gelapnya ujian dunia. Aamiin. []