Tarling Ramadhan 2026, RSI Sultan Agung 1447 H dimulai di Masjid I’ktikaf Ar-Rosyid Genuk, hadirkan tausiyah dan salurkan infak karyawan.
ARROSYID.OR.ID – RSI Sultan Agung Semarang memulai agenda Tarling RSI Sultan Agung pada Ramadan 1447 H dengan menggelar salat Isya dan tarawih berjamaah di Masjid I’tikaf Ar-Rosyid, Banjardowo RT 2 RW 6, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Senin (23/02/2025) malam.
Kegiatan ini menjadi titik awal rangkaian tarawih keliling yang dijadwalkan berlangsung di sejumlah masjid di Kota Semarang dan sekitarnya.
Pelaksanaan tarling dihadiri jajaran manajemen, panitia Ramadan, serta karyawan RSI Sultan Agung Semarang bersama jamaah setempat.
Selain ibadah berjamaah, kegiatan juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada pengurus masjid yang bersumber dari infak dan sedekah karyawan.
Ketua Panitia Ramadan 1447 H, Muhammad Asyif, S.Pd.I, M.Pd, mengatakan Masjid I’tikaf Ar-Rosyid merupakan lokasi pertama yang dikunjungi dalam agenda Tarling RSI Sultan Agung tahun ini.
“Tarling Ramadan merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan RSI Sultan Agung untuk turut memeriahkan bulan Ramadan yang penuh keberkahan,” ujarnya.
Menurut Asyif, dana bantuan yang disalurkan dihimpun dari potongan gaji karyawan yang secara sukarela diinfakkan selama periode tertentu.
Ia menyebut, program tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial dan keagamaan institusi selama bulan Ramadan.
Dalam kesempatan itu, tausiyah disampaikan oleh Ustaz M. Arif Hidayat, S.Pd, M.Pd. Ia menyampaikan materi tentang dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi Muhammad Saw.
“Bagi orang yang berpuasa ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika ia berbuka, dan kebahagiaan ketika ia bertemu dengan Rabb-nya,” kata Arif di hadapan jamaah.
Ia menjelaskan bahwa kebahagiaan pertama dirasakan saat berbuka puasa setelah menahan lapar dan haus sepanjang hari.
Arif juga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu berbuka sebagai momentum untuk berdoa. Ia mengutip hadis tentang tiga doa yang tidak tertolak, yakni doa orang yang berpuasa hingga berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi.
Selain itu, Arif mengingatkan anjuran berbuka dengan kurma sebagai bagian dari sunnah. Jika tidak tersedia, menurutnya, makanan atau minuman manis dapat menjadi alternatif sebelum menyantap hidangan utama.

Ketua Takmir Masjid I’tikaf Ar-Rosyid, Lukni Maulana, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Tarling RSI Sultan Agung di wilayahnya.
“Terima kasih kepada sedulur-sedulur RSI Sultan Agung Semarang yang menggelar tarawih keliling di sini,” katanya.
Ia menyebut kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat hubungan antara institusi pelayanan kesehatan dan masyarakat sekitar. Rangkaian Tarling RSI Sultan Agung dijadwalkan berlanjut ke sejumlah masjid lain selama Ramadan 1447 H. []











